Home » , » Zakat Dalam Formulir SPT Tahunan PPh

Zakat Dalam Formulir SPT Tahunan PPh


Wajib Pajak (WP) yang menggunakan Formulir SPT Tahunan PPh 1770 dan Formulir Tahunan PPh 1770S dapat melakukan pelaporan zakat atas penghasilan sebagai pengurang penghasilan bruto. Sementara itu, WP yang menggunakan Formulir SPT Tahunan PPh 1770 SS tidak dapat melakukan pengurangan penghasilan bruto dari zakat atas penghasilannya. 

Formulir SPT Tahunan PPh 1770 SS yang diatur dalam Lampiran V Peraturan Direktorat Jenderal Pajak No PER - 19/PJ/2014 yang menjelaskan bahwa kolom pengurangan itu merupakan pengurangan atas penghasilan bruto dalam negeri sehubungan dengan pekerjaan yang meliputi biaya jabatan, biaya pensiun serta iuran pensiun dan iuran THT yang dibayarkannya oleh WP yang bersangkutan. Kolom tersebut dapat diisi dengan jumlah pengurangan yang tercantum pada bukti pemotongan PPh 1721-A1 angka 13 atau 1721-A2 angka 13. 

Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) yang dapat menggunakan Formulir SPT Tahunan 1770 SS adalah WP yang mempunyai penghasilan selain dari usaha atau pekerjaan bebas dan jumlah penghasilan bruto tidak lebih dari Rp 60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah) setahun. 

Batasan penghasilan bruto tersebut meliputi keseluruhan penghasilan selain penghasilan dari usaha atau pekerjaan bebas. Penghasilan dari pekerjaan dapat bersumber dari satu atau lebih pemberi kerja 

Contoh ilustrasinya sebagai berikut: 

Zakat atas penghasilan yang dibayarkan Mr X tidak dapat dijadikan pengurang penghasilan bruto karena Mr X yang penghasilannya bruto setahun Rp 59.994.000,00 menggunakan SPT Tahunan 1770 SS. Perlu ada suatu penyempurnaan kebijakan sehingga bagi WP yang mempunyai kewajiban zakat atas penghasilan dan melalukan pelaporan dengan Formulir SPT Tahunan 1770 SS. 

Pada Formulir SPT 1770 SS tersebut penulis mengusulkan : 

Penambahan kolom pengurang dari jumlah pembayaran zakat atas penghasilan pada Formulir SPT Tahunan 1770SS atau penambahan definisi dari jumlah kolom pengurang pada Formulir 1770 SS yang ada saat ini. Penambahan berupa tambahan jumlah pengurang lain selain jumlah pengurangan yang tercantum pada bukti pemotongan PPh 1721-A1 angka 13 atau 1721-A2 angka 13. 

Dengan demikian bagi WP seperti contoh kasus diatas tetap terakomodir hak yang bersangkutan mengurangi penghasilan brutonya dengan zakat atas penghasilannya, tanpa harus merubah Bentuk Formulir Tahunan 1770SS. Sehingga tidak menyalahi Azas Equality/rasa keadilan dalam perpajakan.

0 komentar:

Posting Komentar

Informasi Jadwal Training

pelatihan pajak