Home » , » Wajib Pajak Patuh, Pahlawan Kekinian

Wajib Pajak Patuh, Pahlawan Kekinian


Berdasarkan data yang dihimpun dari Kementerian Keuangan, APBN negara kita tahun 2016 telah disahkan sebesar 2.095,7 triliun. Dan sebagai penopang terbesar anggaran penerimaan negara tentunya pajak yang bahkan ditargetkan sebesar 1.546,7 trilyun atau 85% dari Anggaran Pendapatan Negara dalam APBN 2016.
Tentu saja itu jumlah yang fantastis. Memang bukan hal baru lagi jika pajak sebagai penopang utama APBN. Ini sudah berlangsung sejak sangat lama di republik ini dan juga diterapkan oleh negara-negara lainnya di dunia. Hanya saja perlu kembali kita menyadari, betapa pentingnya penerimaan pajak bagi negara ini, bagi pembangunan bangsa ini, untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.
Secara umum dapat kita analogikan bahwa 85% dari jalan raya yang kita gunakan, 85% rumah sakit dan layanan kesehatan, 85% sekolah, universitas dan sarana pendidikan lainnya, 85% pertahanan dan keamanan yang membuat kita hidup nyaman serta fasilitas umum lainnya itu merupakan dari dana pajak.
Pajak sebagai salah satu urat nadi utama negara ini. Tak terbayangkan jika pajak tidak terkumpul maka bahaya besar akan menimpa Negara ini. Pembangunan infrastruktur akan tersendat, gaji PNS juga TNI-Polri tidak terbayar, jalan-jalan yang rusak tidak dapat diperbaiki, pertahanan dan keamanan negara tidak kuat dan tidak terjamin, berbagai kebutuhan masyarakat seperti ketersediaan kebutuhan pokok, layanan jaminan kesehatan, layanan dan fasilitas pendidikan dan lainnya tidak bisa dipenuhi. Tentunya kemakmuran dan kesejahteraan rakyat yang merupakan cita-cita kemerdekaan tidak bisa diwujudkan.
Lantas, bagaimana dan dari mana dana pajak terkumpul? Para Wajib Pajak adalah orang-orang yang berperan besar dalam memenuhi kebutuhan negara ini. Dari angka 85% anggaran yang diterima oleh negara ini dipenuhi dari setoran dan pembayaran oleh para Wajib Pajak patuh yang melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya dengan baik. Wajib Pajak menjadi tumpuan harapan Indonesia. Wajib Pajak merupakan pahlawan kekinian, berjasa luar biasa untuk kehidupan bangsa saat ini.
Kehidupan yang aman, adil, tenteram, makmur dan sejahtera, hanya bisa diwujudkan dengan niat dan usaha rakyat Indonesia sendiri. Seiring dengan pengorbanan dan pengabdian para Wajib Pajak, yang jelas dinamakan para pahlawan kekinian, Indonesia akan menjadi negara yang mandiri, semakin maju dan menciptakan kesejahteraan bersama untuk seluruh rakyatnya.
Oleh: Dolly Wildan Hamdani

(Pegawai Direktorat Jenderal Pajak)

0 komentar:

Posting Komentar

Informasi Jadwal Training

pelatihan pajak