Home » , , » Pemahaman Tentang Tax Planning

Pemahaman Tentang Tax Planning


Upaya untuk melaksanakan kewajiban perpajakan harus disertai dengan langkah-langkah manajemen perpajakan secara baik. Manajemen perpajakan merupakan upaya-uapaya sistematis yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian di bidang perpajakan untuk mencapai pemenuhan kewajiban perpajakan yang minimum. Maka dari itu perencanaan perpajakan atau Tax Planning adalah tahap awal untuk melakukan analisis secara sistematis berbagai alternatif perlakuan perpajakan dengan tujuan untuk mencapai pemenuhan kewajiban perpajakan yang minimum. 

Perlunya manajemen perpajakan sebenarnya berangkat dari hal yang sangat mendasar dari sifat manusia (manusiawi). Namun semuanya harus dilakukan dengan itikad baik dan dengan cara-cara yang tidak melanggar aturan perpajakan. Tujuan utama dari manajemen perpajakan adalah untuk melaksanakan kewajiban perpajakan dengan benar dan meminimalisasi beban pembayaran pajak untuk memaksimalkan keuntungan. Perencanaan perpajakan tidak dimasudkan untuk mengelak dari kewajiban perpajakan (Tax Evasion) melalui cara-cara yang melanggar aturan perpajakan (break the law). Namun demikian dalam praktek sulit dibedakan antara cara-cara yang tidak melanggar dan yang melanggar aturan perpajakan karena banyaknya peraturan perpajakan yang bisa ditafsirkan berbeda. 

Beberapa hal yang mempengaruhi Wajib Pajak untuk meminimumkan kewajiban pembayaran pajaknya baik secara legal maupun tidak legal adalah: 
  • Tingkat kerumitan suatu peraturan, 
  • Besarnya pajak terutang, 
  • Biaya untuk negosiasi, 
  • Risiko deteksi, 
  • Berat atau ringannya sanksi perpajakan, 
  • Moral Wajib Pajak. 

Dalam melaksanakan kewajiban pajak sehari-hari secara optimal, terdapat beberapa unsur penting yang perlu diketahui oleh setiap Wajib Pajak, diantaranya:

Tax Compliance 

Berhubungan dengan kegiatan-kegiatan untuk mematuhi aturan perpajakan, meliputi: administrasi yang harus dilakukan, pembukuan, pemotongan/pemungutan pajak, penyetoran, pelaporan, memberikan data untuk keperluan pemeriksaan pajak dan sebagainya. Secara umum peraturan pajak akan dipatuhi oleh Wajib Pajak bila biaya untuk mematuhinya (compliance cost) relatif murah. 

Tax Planning 

Merupakan rangkaian strategi untuk mengatur akuntansi dan keuangan perusahaan untuk meminimalkan kewajiban perpajakan dengan cara-cara yang tidak melanggar peraturan perpajakan (in legal way). 

Tax Litigation 

Merupakan usaha-usaha untuk menyelesaikan perselisihan atau sengketa pajak dengan pihak lain, terutama kantor pajak. Sengketa pajak terjadi karena adanya perbedaan penafsiran atas suatu ketentuan perpajakan atau atas masalah-masalah yang tidak ada aturannya secara jelas antara Wajib Pajak dengan fiskus dalam pemeriksaan atau penelitian pajak. Di indonesia, tax litigation berhubungan dengan permohonan peninjauan kembali untuk pembetulan/pembatalan surat ketetapan pajak, permohonan pengurangan sanksi perpajakan, pengajuan keberatan, banding, gugatan, dan cara-cara lain sesuai dengan undang-undang. 

Tax Research 

Merupakan proses untuk mencari jawaban, solusi atau rekomendasi atas suatu permasalahan perpajakan. Kegiatan yang dilakukan biasanya meliputi: 
  • Menentukan fakta-fakta yang akan dianalisis, 
  • Mengidentifikasi isu-isu pajak yang berkaitan dengan fakta-fakta tersebut, 
  • Menentukan pihak-pihak yang dapat menjadi sumber data dan informasi, 
  • Mengevaluasi data dan informasi yang diperoleh, 
  • Mengembangkan dan merumuskan konklusi dan rekomendasi, 
  • Mengkomunikasikan rekomendasi yang dibuat. 
Jadi manajemen perpajakan merupakan bagian integral dari perencanaan strategi perusahaan yang seharusnya sudah dimulai sebelum suatu usaha dimulai. Pelaksanaan manajemen perpajakan harus ekonomis, efesien dan efektif. jika masih belum mengerti mengenai tax planning silahkan kunjungi website PT Sinergi Solusi Bisnis untuk mendapatkan info training pajak

0 komentar:

Posting Komentar

Informasi Jadwal Training

pelatihan pajak