Home » , » Modus Kasus Faktur Pajak Fiktif

Modus Kasus Faktur Pajak Fiktif

Dalam penipuan faktur pajak fiktif ini modus utamanya adalah dengan mengkreditkan pajak masukan dengan bukti lembar faktur pajak fiktif. Biasanya pelaku juga tidak mencantumkan transaksi berdasarkan SPT Masa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang sebenarnya. Dengan demikian, pada umumnya modus pembobolan uang negara dengan cara ini dilakukan melibatkan beberapa pihak. Pelaku utamanya adalah penerbit Faktur Pajak fiktif dan pihak yang mengreditkannya. Untuk memuluskan aksinya tersebut kadang juga dibantu oleh pihak lain untuk menghindari perhatian atau pengawasan.

Sebagai contoh, pada tahun 2014 lalu salah satu kasusnya adalah dengan modus menerbitkan faktur pajak tanpa didasari dengan transaksi yang sebenarnya, dengan berdasarkan pesanan Wajib Pajak (WP) yang nantinya akan mengkreditkan dalam SPT Masa PPN.

Seseorang yang membeli faktur pajak fiktif tersebut dapat memperoleh faktur pajak masukan dengan nilai penuh dengan hanya membeli faktur pajak fiktif sebesar 14%-30% dari nilai PPN yang tertera dalam faktur pajak tersebut. Tujuan dari pemesanan faktur pajak fiktif tersebut agar pelaku bisa menyamarkan asal usul barang dan untuk memperoleh pajak masukan tanpa harus melakukan pembelian barang terlebih dahalu.

Selanjutnya pembeli faktur pajak fiktif tersebut memanipulasi laporan keuangan wajib pajak dan SPT wajib pajak pembeli dengan cara manipulasi nilai pembelian atau kuantitas barang, yang juga membuat ia terlihat melakukan pembelian barang. Pada akhirnya, pelaku akan mengkreditkan dalam SPT masa PPN sehingga dapat mengurangi kurang bayar PPN dan dapat meminta restitusi PPN.

Faktur pajak fiktif ini merupakan kasus yang mendominasi kasus di bidang perpajakan. Sistem pengkreditan dalam pemungutan PPN memberi peluang terjadinya penipuan berupa pengkreditan Pajak Masukan yang tidak semestinya menggunakan faktur pajak yang tidak sah. Sebenarnya pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk memperkecil kesempatan terjadinya kasus faktur pajak fiktif ini walaupun tidak mungkin untuk bisa menghapus secara permanen faktur pajak fiktif ini karena kasus ini sudah melekat dalam sistem pengkreditan PPN.

0 komentar:

Posting Komentar

Informasi Jadwal Training

pelatihan pajak