Home » » Pegawai Kontrak, Pegawai Tetap atau Bukan?

Pegawai Kontrak, Pegawai Tetap atau Bukan?


Saat ini, bagi perusahaan kebutuhan akan tenaga sumber daya manusia sangat bervariasi. Ada pegawai dengan status yang urgen dan sangat dibutuhkan, tetapi ada pula pegawai yang diangkat cukup dengan kontrak kerja saja. Apalagi keberadaan pegawau kontrak tidak hanya ada di sektor swasta (privat), tetapi di sektor pemerintahan juga dikenal adanya pegawai tidak tetap pemerintah atau yang disebut dengan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Keberadaan pegawai dengan status kontrak ini tentunya memiliki aspek perpajakan tersendiri. Apabila dikaitkan dengan konsep PPh 2. Nah, bagaimana sebenarnya pemotongan pajak atas pegawai kontrak ini? Pegawai tetap atau pegawai tidak tetap?

Dalam praktik pengisian SPT PPh Pasal 21 banyak pemotong pajak yang masih bimbang mengelompokkan status pegawai apakah pegawai tetap, tidak tetap atau bukan pegawai? Sebab, konsekuensi pajak ketiganya berbeda. Adapun seminar dan diskusi dengan tajuk Pajak Penghasilan Pasal 21, pertanyaan mengenai bagaimana membedakan pegawai tetap dan pegawai tidak tetap selalu jadi primadona. Pertanyaan seperti ini biasanya dilontarkan para staf pajak yang urusan sehari-harinya berkutat masalah potong-memotong Pajak Penghasilan Pasal 21. Sebab, sebagaimana kita mahfum bersama dalam kacamata Pajak Penghasilan Pasal 21 ada perbedaan mengenai cara pemotongan pajak bagi Pegawai Tetap, Pegawai Tidak Tetap maupun Bukan Pegawai.

Sayangnya, dalam petunjuk teknis pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 tidaklah jelas dalam memberikan batasan perbedaan pegawai tidak tetap dan pegawai tetap. Sehingga hal ini membuat sebagian pemotong pajak confuse dalam menerapkan aturan pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 bagi pegawainya. Dalam tulisan ini saya mencoba menguraikan sekaligus sharing dengan pembaca mengenai topik bahasan yang mungkin juga menjadi pertanyaan kita bersama. Dalam pembahasannya kita tetap berpijak dalam aturan teknis PPh 21 itu sendiri yaitu UU PPh, PMK-282/2008 dan PER-31/2012 dan mengaitkannya dengan aturan tentang ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia.

Penerima Penghasilan PPh 21

PER-31/2012 membagi penerima penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi yang wajib dilakukan pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 menjadi sebagai berikut:
  1. Pegawai Tetap
  2. Pegawai Tidak Tetap
  3. Bukan Pegawai
  4. Peserta Kegiatan
  5. Penerima Pensiun
Apabila dikerucutkan kelompok penerima penghasila dalam PER-31 tadi hanya ada 4 yaitu: pegawai, bukan pegawau, peserta kegiatan dan penerima pensiun. Saya masukan pegawai tidak tetap dalam kelompok pegawai sebagaimana struktur yang dibangun dalam PER-31 itu sendiri.

Diatara 5 klarifikasi penerimaan penghasilan tersebut cukup sulit membedakan pegawai tetap dan pegawai tidak tetap. Meskipun istilah Bukan Pegawai dimunculkan pada tahun 2009, tetapi dalam praktiknya tidaklah sulit menentukan kelompok pekerja bebas ini. Penerima pensiun juga demikian, tidak terdapat dikebayakan perusahaan. Peserta kegiatan lebih mudah, cukup kalikan dengan tarif progresif, maka selesailah pemotongan pajaknya.

Untuk lebih mempermudah marilah kita menyimak mengenai pengertian pegawai, pegawai tetap dan pegawai tidak tetap menurut ketentuan pajak. Pegawai adalah orang pribadi yang bekerja pada pemberi kerja, berdasarkan perjanjian atau kesepakatan kerja baik secara tertulis maupun tidak tertulis, untuk melaksanakan suatu pekerjaan dalam jabatan atau kegiatan tertentu dengan memperoleh imbalan yang dibayar berdasarkan periode tertentu, penyelesaian pekerjaan atau ketentuan lain yang ditetapkan pemberi kerja, termasuk orang pribadi yang melakukan pekerjaan dalam jabatan negeri.  apa bila anda ingin mempelajari lebih lanjut lagi mengenai pph 21 kami sarankan untuk mengikuti pelatihan pajak yang di selenggarakan oleh PT Sinergi Solusi Bisnis.

Penerbit: Indonesian Tax Review
Oleh     : Andi Chandra, SE.,BKP

3 komentar:

  1. Terimakasih, artikelnya sangat menarik dan bermanfaat. Untuk mengetahui lebih dalam tentang pajak silahkan kunjungi website ini http://tax.blog.gunadarma.ac.id/

    BalasHapus
  2. Assalamualaikum wrb salam persaudaraan,perkenalkan saya Sri Wulandari asal jambi,maaf sebelumnya saya hanya mau berbagi pengalaman kepada saudara(i) yang sedang dalam masalah apapun,sebelumnya saya mau bercerita sedikit tentang masalah saya,dulu saya hanya penjual campuran yang bermodalkan hutang di Bank BRI,saya seorang janda dua anak penghasilan hanya bisa dipakai untuk makan anak saya putus sekolah dikarenakan tidk ada biaya,saya sempat stres dan putus asa menjalani hidup tapi tiap kali saya lihat anak saya,saya selalu semangat.saya tidak lupa berdoa dan minta petunjuk kepada yang maha kuasa,tampa sengaja saya buka internet dan tidak sengaja saya mendapat nomor tlpon Aki Sulaiman,awalnya saya Cuma iseng2 menghubungi Aki saya dikasi solusi tapi awalnya saya sangat ragu tapi saya coba jalani apa yang beliau katakan dengan bermodalkan bismillah saya ikut saran Aki Sulaiman saya di ritualkan dana gaib selama 3 malam ritual,setelah rituialnya selesai,subahanallah dana sebesar 2M ada di dalam rekening saya.alhamdulillah sekarang saya bersyukur hutang di Bank lunas dan saya punya toko elektronik yang bisa dibilang besar dan anak saya juga lanjut sekolah,sumpah demi Allah ini nyata tampa karangan apapun,bagi teman2 yang mau berhubungan dengan Aki Sulaiman silahkan hub 085216479327 insya Allah beliau akan berikan solusi apapun masalah anda mudah2han pengalaman saya bisa menginspirasi kalian semua,Assalamualaikum wrb.JIKA BERMINAT SILAHKAN HUB AKI SULAIMAN 085-216-479-327,TAMPA TUMBAL,TIDAK ADA RESIKO APAPUN(AMAN) .

    BalasHapus
  3. Assalamualaikum

    WhatsApp Only::::{+33753893351}
    Email:::::::{{aditya.aulia139@gmail.com}}
    {{iskandalestari.kreditpersatuan@gmail.com}}

    Nama saya Aditya Aulia saya mengalami trauma keuangan karena saya ditipu dan ditipu oleh banyak perusahaan pinjaman online dan saya pikir tidak ada yang baik bisa keluar dari transaksi online tapi semua keraguan saya segera dibawa untuk beristirahat saat teman saya mengenalkan saya. untuk Ibu pada awalnya saya pikir itu masih akan menjadi permainan bore yang sama saya harus memaksa diri untuk mengikuti semua proses karena mereka sampai pada kejutan terbesar saya setelah memenuhi semua persyaratan karena permintaan oleh proses saya bisa mendapatkan pinjaman sebesar 350jt di rekening Bank Central Asia (BCA) saya saat saya waspada di telepon saya, saya tidak pernah mempercayainya, agaknya saya bergegas ke Bank untuk memastikan bahwa memang benar ibu kontak sekarang mengalami terobosan pemanasan jantung dalam kehidupan finansial Anda melalui apakah itu BBM INVITE-nya: {D8980E0B} atau apakah kamu ingin mengkonfirmasi dari saya? Anda bisa menghubungi saya melalui surat saya: {aditya.aulia139@gmail.com} dan juga Anda bisa menghubungi perusahaan CREDIT UNION DAYA LESTARI via: {mail:iskandalestari.kreditpersatuan@gmail.com}

    BalasHapus

Informasi Jadwal Training

pelatihan pajak