Home » , , » Tax Review atas Hubungan Antara Penghasilan terhadap SPT (Surat Pemberitahuan) Masa PPN (Pajak Pertambahan Nilai)

Tax Review atas Hubungan Antara Penghasilan terhadap SPT (Surat Pemberitahuan) Masa PPN (Pajak Pertambahan Nilai)

Tax Review atas Hubungan Antara Penghasilan terhadap SPT (Surat Pemberitahuan) Masa PPN (Pajak Pertambahan Nilai) 


Sama halnya seperti yang digambarkan pada penjelasan di atas. Menyiapkan kertas kerja Rekap Pajak Pertambahan Nilai dengan memindahkan angka penjumlahan penyerahan (penjualan) barang dan jasa yang dilaporkan dalam SPT (Surat Pemberitahuan) Masa PPN (Pajak Pertambahan Nilai) setiap bulannya. Fungsi dari rekapitulasi Pajak Pertambahan Nilai adalah untuk mencocokkan dengan penjualan barang dan jasa yang dicatat dalam laporan laba rugi, khususnya pada akhir tahun fiskal untuk memastikan bahwa penyerahan (penjualan) barang dan jasa pada laporan laba rugi sesuai dengan SPT (Surat Pemberitahuan) Tahunan Pajak Penghasialan dan sesuai dengan kumulatif pelaporan SPT (Surat Pemberitahuan) Masa Pajak Pertambahan Nilai selama setahaun, jika tidak sama maka Wajib Pajak harus melakukan ekualisasi. Ekualisasi ini namanya Ekualisasi Penghasilan dengan PPN (Pajak Pertambahan Nilai). 
Note: Jika ingi menngetahui lebih detail tentang perpajakan silahkan gabung ke pelatihan perpajakan PT Sinergi Solusi Bisnis

Jika terjadi kesalahan dalam pelaporan SPT (Surat Pemberitahuan) Masa PPN (Pajak Pertambahan Nilai), maka Wajib Pajak harus melakukan pembetulan SPT (Surat Pemberitahuan) Masa PPN (Pajak Pertambahan Nilai) bulan yang bersangkutan. Pembetulan SPT (Surat Pemberitahuan) Masa PPN (Pajak Pertambahan Nilai) akan menyebabkan sebagai berikut:
  • Wajib Pajak kurang membayar PPN (Pajak Pertambahan Nilai), maka Wajib Pajak harus menyetor kekurangan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan melapor Pembetulan SPT (Surat Pemberitahuan) Masa PPN (Pajak Pertambahan Nilai) bulan yang bersangkutan.
  • Wajib Pajak lebih membayar PPN (Pajak Pertambahan Nilai), maka Wajib Pajak harus membuat dan melapor Pembetulan SPT (Surat Pemberitahuan) Masa PPN (Pajak Pertambahan Nilai) bulan yang bersangkutan dengan melakukan kompensasi kelebihan pembayaran PPN (Pajak Pertambahan Nilai) pada bulan berjalan. 
Jumlah keseluruhan Dasar Pengenaan Pajak (DPP) harus sesuai dengan jumlah penyerahan barang dan jasa yang terdapat dalam laporan laba rugi dan sesuai dengan jumlah pada angka 1 Huruf (a) peredaran usaha pada Lampiran I dalam SPT (Surat Pemberitahuan) Tahunan Pajak Penghasilan, baik untuk SPT (Surat Pemberitahuan) Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi atau Wajib Pajak Badan. Jika terjadi perbedaan antara jumlah keseluruhan peredaran usaha menurut SPT Masa PPN dengan SPT Tahunan Pajak Penghasilan, maka Wajib Pajak yang bersangkutan harus dapat menjelaskan penyebab ketidak seimbangan tersebut. Jika terjadi kekurangan pembayaran PPN (Pajak Pertambahan Nilai), maka Wajib Pajak harus melakukan pembetulan SPT Masa PPN dengan melakukan pembayaran kekurangan PPN atau sebaliknya jika terjadi kelebihan pembayaran PPN (Pajak Pertambahan Nilai), maka Wajib Pajak melakukan pembetulan SPT (Surat Pemberitahuan) Masa PPN (Pajak Pertambahan Nilai) bulan yang bersangkutan dengan melakukan kompensasi kelebihan pembayaran PPN (Pajak Pertambahan Nilai) pada bulan berjala. jika masih belum faham mengenai PPN kami sangat menyarankan anda untuk bisa mengikuti pelatihan pajak ppn yang di selenggrakan oleh PT Sinergi Solusi Bisnis

0 komentar:

Posting Komentar

Informasi Jadwal Training

pelatihan pajak